Tag: perlombaan

Penghargaan

Mahasiswi FEBI Menangi Kejuaraan Karate Tingkat Internasional

SALATIGA-Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Salatiga, Khoirun Nissa Afina membawa pulang predikat juara I kejuaraan karate tingkat internasional Hayashi-Ha Shito Ryu Kai kategori kumite under 21 kelas -61 putri dalam rangka 50th Anniversary Gabdika Shito Ryu Kai yang diadakan di Twin Plaza Hotel, Jakarta pada Rabu-Ahad (18-22/12/2019).

Mahasiswi yang menekuni seni bela diri karate sejak duduk di bangku kelas 2 SD tersebut berhasil mengalahkan 12 lawan dari berbagai daerah termasuk dari Bangladesh dan Sri Lanka. Pada babak pertama, Afina berhasil menang atas karateka asal Bangladesh dengan poin 7-3.

Babak selanjutnya Afina bertemu karateka asal Sri Lanka dan berhasil menang dengan poin 6-5. Pada babak semi final Afina berhadapan dengan karateka Batam dan menang sensu 2-2, sedangkan pada babak final Afina menang sensu 1-1.

“Persiapan yang saya lakukan untuk turnamen ini sudah lama. Saya sudah mempersiapkannya sejak semester I,” ujar mahasiswa angkatan 2018 itu. Afina berharap UKM Karate bisa berdiri di IAIN Salatiga serta UKM olahraga seperti SSC bisa lebih maju lagi.

Afina juga mengajak mahasiswa lainnya untuk giat berolahraga, “Olahraga bisa menjadi ajang refresing untuk para mahasiswa. Jangan malas berolahraga, menekuni bela diri seperti karate dapat menjaga kebugaran dan dapat menjadi sarana untuk menjaga diri.”

Penghargaan

Dua Mahasiswa Jadi Top Of Finalist GEYS 2019 di Malaysia

MALAYSIA-Dua mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berhasil meraih top of finalis Global Entrepreneurship Youth Summit 2019 (GEYS) di Malaysian Global Innovation & Creativity Centre (MaGIC), Minggu-Selasa (27-29/012019).

Dua mahasiswa tersebut yakni Fiola Utari dan Anindita Neng PDA berasal dari Jurusan Perbangkan Syariah, Fakultas Ekonomi Bisnis Islam, IAIN Salatiga. Dengan inovasi yang ditawarkan yakni berupa aplikasi peduli sosial dan digital diberi nama ‘Strukbox’.

Melalui Strukbox Fiola dan Anindita menawarkan untuk kemudahan bagi pengusaha. Pada aplikasi ini kita membantu untuk pengurangan penggunaan kertas dan dapat menghemat biaya. Jadi ketika konsumen memperoleh struk dari hasil belanja, maka struk akan otomatis tersimpan didalam fitur yang ada diaplikasi.

Aplikasi ini memiliki beberapa fitur, pertama e-struk sebagai penyimpan segala struk yang diterima konsumen.  Kedua my-coin adalah koin dari setiap transaksi yang digunakan oleh konsumen. Dimana koin tersebut dapat didonasikan untuk pendidikan dan kesehatan melalui owner aplikasi yang bekerjasama dengan Baznas salatiga untuk mendistribusikannya.

Fitur ketiga yaitu sosiopreneur adalah fitur untuk para pengusaha yang mendaftar di aplikasi ini untuk mempromosikan produk mereka. Dan terakhir yakni food galery adalah fitur yang kami berikan kepada wisatawan atau para traveling ke daerah Jawa Tengah dimana memudahkan mereka untuk mencari informasi tentang makanan khas yang ada di daerah-daerah.

“Dengan keunggulan dan keuntungan dari aplikasi Strukbox ini diharapakan mampu menghemat biaya serta mengurangi penggunakan kertas bagi pemilik usaha. Selain itu, juga dapat membantu masyarakat dalam bidang pendidikan dan kesehatan melalui fitur my-coin,” jelas Fiola dalam pemamarannya di GEYS 2019.

Kegiatan Global Entrepreneurship Youth Summit 2019 diikuti oleh perwakilan negara di Asia, seperti Indonesia, Singapore, Thailand, Kamboja, Vietnam, Malaysia, India, Mymar dan Banglades dengan peserta mencapai 60 tim.

Menurut Fiola Utari saat dihubungi mengatakan bahwa tujuan Global Entrepreneurship Youth Summit 2019 adalah untuk memberdayakan para pengusaha muda di seluruh dunia dengan ide-ide inovatif dan kolaborasi. Selain itu, untuk memecahkan tantangan ke perbatasan, mengungkap kemungkinan baru dan mengembangkan ide-ide dan solusi revolusioner, mengkatalisasi inovasi.

“Melalui kegiatan ini selain untuk berkolaborasi dan menemukan persetujuan inovatif baru tentunya dapat sebagai jalan bagi para wirusahawan baru, seperti kami yang sedang mengembangkan inovasi teknologi digital,” ujar Fiola.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Moh. Khusen, M.Ag., M.A. mengatakan meskipun belum meraih juara, pencapaian ini tetap membanggakan bagi mereka berdua sekaligus bagi IAIN Salatiga. Kreativitas dan karya inovatif yang telah dihasilkan pantas diapresiasi dengan penghargaan yang layak.

“Pencapaian serta usaha yang telah diraih tetap membanggakan bagi mereka dan Lembaga. Meskipun belum meraih juara kreativitas dan karya inovatif pantas diapresiasi dengan penghargaan yang layak,” kata Moh. Khusen, M.Ag., M.A.

Beliau juga menambahkan, dengan berinteraksi antara seluruh finalis dari berbagai negara tentu akan menambah wawasan dan ilmu tentang business plan. “Sehingga bisa menambah skill kompetisi di tingkat internasional dengan harapan akan meraih prestasi yang lebih baik pada masa mendatang,” tambah beliau.

Penghargaan

Volley Putra Raih Mendali Perak di Ajang Nasional IPPBMM VII

PURWOKERTO – Invitasi Pekan Pengembangan Bakat dan Minat Mahasiswa (IPPBMM) VII 2018 yang diselenggarakan di IAIN Purwokerto telah berakhir dan ditutup pada Jumat, 27 April 2018 lalu. Pada cabang Volley Putra kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berhasil membawa pulang mendali Perak.

Secara keseluruhan kontingen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga berhasil membawa pulang 5 (lima) mendali.

Perolehan lima mendali tersebut diraih pada cabang Volley Putra, Panjat Dinding Speed Putra, dan Orienteering Middle Putra mendapat mendali Perak. Sedangkan mendali Perunggu diraih oleh cabang Orienteering Sprint Putra dan Rebana.

Perolehan mendali perak oleh tim Volley Putra diraih usai bertanding sengit di final melawan tim dari IAIN Tulungagung dengan perolehan score akhir 1-3, Kamis (26/04).

Salah satu pemain cabang volley putra, Bayu Perdana, mengatakan bahwa skor di set pertama kita unggul. Namun, pada set ke 2 dan 3 kami kalah dan hanya selesih sedikit. “Kami unggul pada set pertama, pasa set kedua dan ketiga skor kami terpaut sedikit,” ujarnya

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Moh Khusen, M.Ag., M.A. mengatakan kami bersyukur atas hasil IPPBMM VII tahun ini, semua atlit telah berjuang secara maksimal dan sportif. Bahwa masih ada beberapa keputusan kontroversial yang ikut mempengaruhi hasil akhir perlombaan itu menjadi bagian yang tidak terpisahkan setiap event kompetisi seperti ini.

“Yang penting adalah atlit kita telah menunjukkan karakter yang baik dalam berkompetisi sekaligus berani memperjuangkan apa yang semestinya menjadi haknya,” terang wakil rektor.